Tampilkan postingan dengan label Khotbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khotbah. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 November 2015

Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta

PPQ Al-Amin Purwokerto - Sebagai Menteri Keuangan di pertengahan 90-an, Mar'ie Muhammad berkunjung kerja ke sebuah BUMN kehutanan di Sumatera. Malam sebelum rapat, seorang staf perusahaan mengantarkan cek senilai Rp 400 juta ke hotel Mar'ie.

Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta - PPQ Al-Amin Purwokerto
Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta - PPQ Al-Amin Purwokerto


Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta

"Itu uang apa?" tanya Menkeu Mar'ie. "Itu bonus untuk Bapak (sebagai komisaris yang mewakili pemerintah). Sebab laba perusahaan tahun ini sangat baik." "Oh, taruh saja di meja itu."

Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta - PPQ Al-Amin Purwokerto
Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta - PPQ Al-Amin Purwokerto


Kisah Marie Muhammad Tolak Duit 400 Juta

Besok paginya, Komisaris Mar'ie hadir dalam rapat BUMN tersebut, mendengarkan paparan tentang kondisi keuangan perusahaan dengan terinci.

Sebagai akuntan tangguh, Mar'ie bertanya macam-macam detail kinerja finansial kepada direksi yang melaporkan dengan gembira tentang bagusnya kinerja bisnis perusahaan.

Pertanyaan tentang akuntansi dari Mar'ie sangat tajam dan gamblang hingga membuat direksi kewalahan, dan akhirnya sampai pada kesimpulan: perusahaan tahun ini sebetulnya rugi, bukan untung.

"Kalau rugi seperti ini, kenapa perusahaan bisa kasih saya duit 400 juta?", kata Mari'e Muhammad.

Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan Mar'ie itu. Cek Rp 400 juta pun dikembalikannya dan diterima oleh pemberinya dengan sepenuh malu.

Cerita itu dituturkan kepada saya oleh Alm Nurcholish Madjid dengan wajah berseri-seri. Ia tidak mampu, dan memang tidak mau, menutupi kebanggaannya karena punya sahabat sejujur Mar'ie Muhammad, mantan sekjennya ketika Cak Nur menjabat Ketua Umum PB HMI.

Bang Mar'ie, izinkan saya menuliskan kisah-kisah kejujuran ini, ya, meski saya tahu Abang tidak terlalu suka hal-hal seperti ini disebarkan. Saya tahu, bagi Abang, kejujuran standar semacam itu biasa saja, bukan suatu heroisme yang patut dipuji.

Bang Mar'ie telah pergi. Tapi monumen kejujurannya tetap tinggal di sini. Biar kami bisa sesekali berkaca. Sebab kami tak jarang lupa tentang ahlaq azasi itu. [PPQ Al-Amin Purwokerto]


Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/kisah-marie-muhammad-tolak-duit-400-juta.html

Kamis, 03 September 2015

Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asyari

Jakarta, PPQ Al-Amin Purwokerto. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto memuji perjuangan para ulama dan kaum santri dalam merebut kembali kemerdekaan saat tentara Inggris (NICA) hendak menguasai Indonesia pada tahun 1945. Jasa tersebut terekam dalam seruan perang suci melawan penjajah oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asyari yang dikenal dengan Resolusi Jihad.

Ia mengatakan, Resolusi Jihad muncul setelah Presiden Soekarno berkonsultasi kepada KH Hasyim Asyari dan meminta bantuan terkait situasi genting Indonesia yang baru sebulan memproklamasikan kemerdekaannya. Melalui Resolusi Jihad, pecahlah pertempuran heroik pada tanggal 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asyari (Sumber Gambar : Nu Online)
Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asyari (Sumber Gambar : Nu Online)


Menkopolhukam: Kita Dapat Titipan dari KH Hasyim Asyari

Kita ketitipan warisan dari Kiai Hasyim Asyari, yakni warisan kemerdekaan, katanya di hadapan ribuan warga yang memadati Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (21/10) malam, dalam acara pembacaan shalawat Nariyah sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional.

Menurutnya, setelah kemerdekaan ini dinikmati perjuangan bangsa Indonesia masih belum selesai. Warisan kemerdekaan tersebut, katanya, mesti dijaga dan diisi bersama-sama dalam rangka mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, bukan untuk diri kita sekarang melainkan pula untuk generasi yang akan datang.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Turut hadir dalam kesempatan ini Rais Aam PBNU KH Maruf Amin, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU H Helmy Faishal Zaini, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Mustasyar PWNU DKI Jakarta KH Maulana Kamal Yusuf, pejabat daerah setempat, dan segenap pengurus syuriyah dan tanfidziyah PWNU DKI Jakarta.

Acara pembacaan shalawat Nariyah tersebut menjadi bagian dari agenda Pembacaan 1 Miliar Shalawat yang digelar secara serentak di Indonesia. Selain di Jakarta, pembacaan shalawat Nariyah juga dipusatkan di Lamongan, Lirboyo, Pasuruan, Situbondo, Lampung Tengah, Balikpapan, dan Samarinda. (Mahbib)

PPQ Al-Amin Purwokerto

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/72223/menkopolhukam-kita-dapat-titipan-dari-kh-hasyim-asyari

Rabu, 01 Juli 2015

PCINU Maroko Kobarkan Jihad Lawan Diri Sendiri

Jakarta, PPQ Al-Amin Purwokerto. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Maroko menggelar pelatihan perdana Emotional and Spiritual Quotion di ruang serba guna Kedutaan Besar RI untuk Maroko, Rabat. Selama Senin-Selasa (13-14/4), peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, pekerja, dan mahasiswa asal Indonesia ini mengikuti materi-materi yang mengantarkan mereka pada potensi diri.

Ketua PCINU Maroko Kusnadi mengatakan, pelatihan perdana ESQ ini sukses membimbing peserta menemukan jati diri, menata tujuan hidup dunia maupun akhirat dan bertekad menjadi manusia yang mampu menerapkan tujuh dasar budi utama dalam aktivitas sehari-hari.

PCINU Maroko Kobarkan Jihad Lawan Diri Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)
PCINU Maroko Kobarkan Jihad Lawan Diri Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)


PCINU Maroko Kobarkan Jihad Lawan Diri Sendiri

"Ketika membuka pelatihan, Dubes RI untuk Kerajaan Maroko Endang Dwi Syarief Syamsuri maupun Ary Ginanjar Agustian memberikan kata kunci bagi peserta; be yourself," kata Kusnadi usai penutupan pelatihan di KBRI, Rabat, Selasa (14/4).

PPQ Al-Amin Purwokerto

Tujuh dasar budi utama yang diperkenalkan di hadapan peserta mencakup sikap jujur, bertanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil dan peduli. Kalau saja tujuh dasar budi utama ini dipahami seluruh orang, maka persoalan-persoalan bangsa yang dihadapi saat ini seperti bahaya narkoba, korupsi, ancaman ISIS, politik pecah belah dan masalah sosial lainnya dapat segera diatasi dengan tekad jihad, kata Kusnadi.

"Jihad yang saya maksud adalah melawan energi negatif dalam diri sendiri. Kalau kita berhasil menaklukannya, maka tujuh dasar budi utama yang akan menuntun aktivitas kita sehari-hari untuk hidup sukses di dunia dan di akhirat," kata Kusnadi yang juga menjadi peserta ESQ.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Pelatihan ini terlaksana atas kerja sama Forum Komunikasi Alumni ESQ Eropa dan PCINU Maroko. Kegiatan ini mendapat dukungan dari KBRI untuk Kerajaan Maroko. (Red Alhafiz K)

Dari (Internasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/58893/pcinu-maroko-kobarkan-jihad-lawan-diri-sendiri

PPQ Al-Amin Purwokerto

Minggu, 22 Februari 2015

Jelang Hari Santri, Ada Lomba Nasi Tumpeng di Bondowoso

Bondowoso, PPQ Al-Amin PurwokertoPengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, melalui Pimpinan Cabang Muslimat NU setempat menggelar Lomba Nasi Tumpeng Mini di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Se-Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2016 tersebut berlangsung di area parkir depan Mushalla Kantor PCNU Belindungan, Jalan KH Agus Salim Belindungan, Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, Ahad (16/10) pagi. HSN jatuh pada 22 Oktober nanti.

Jelang Hari Santri, Ada Lomba Nasi Tumpeng di Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Hari Santri, Ada Lomba Nasi Tumpeng di Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)


Jelang Hari Santri, Ada Lomba Nasi Tumpeng di Bondowoso

Alhamdulillah pada pagi hari kita melihat sebuah acara lomba kreasi pembuatan menghiasi nasi tumpeng. Semoga kegiatan-kegiatan yang kita laksanakan pada kesempatan ini menambah semangat kita untuk terus berhidmah kepada jamiyah Nahdlatul Ulama, berhidmah kepada maussis atau pendiri NU, kata Salah seorang pengurus PCNU Kabupaten Bondowoso, H Masud Ali.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Ia juga menyampaikan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang sengaja dibuat lebih semarak dari tahun sebelumnya. Kalau kemarin kita mengawali dengan lomba mewarnai dan alhamdullilah berjalan cukup meriah dan diikuti sekitar kurang lebih dua ribu peserta, ujarnya.

Selain itu ia juga menambahkan selain mewarnai, pihaknya juga mengadakan khitanan massal gratis di Rumah Sakit NU (RSNU). Masud berharap Muslimat NU ke depan dapat selalu berkerja sama dengan lembaga-lembaga, banom-banom di lingkungan PCNU Bondowoso, termasuk dengan yayasan rumah sakit NU.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Kegiatan hasil Lomba Nasi Tumpeng Mini tersebut dimenangkan oleh Kecamatan Tenggarang sebagai juara pertama, disusul Kecamatan Maesan sebagai juara kedua dan Kecamatan Wringin sebagai juara ketiga. Untuk juara harapan satu diraih oleh Kecamatan Tamanan, harapan dua oleh Kecamatan Tapen, dan harapan tiga oleh Kecamatan Pakem. (Ade Nurwahyudi/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/72082/jelang-hari-santri-ada-lomba-nasi-tumpeng-di-bondowoso

PPQ Al-Amin Purwokerto

Rabu, 14 Mei 2014

Beri Motivasi, GP Ansor Sumenep Buka Puasa Bersama Napi

Sumenep, PPQ Al-Amin Purwokerto. Sebagai wujud kepedulian, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sumenep menggelar acara buka puasa bersama narapidana di masjid rumah tahanan Kelas IIB, Jalan KH Mansur, Sumenep, Jawa Timur.

Ini merupakan wujud kometmen sosial Ansor untuk menata kehidupan masa depan (narapidana) yang lebih baik, kata Ketua PC GP Ansor Sumenep M Muhri saat memberikan sambutan di samping Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep Moh. Kafi.

Beri Motivasi, GP Ansor Sumenep Buka Puasa Bersama Napi (Sumber Gambar : Nu Online)
Beri Motivasi, GP Ansor Sumenep Buka Puasa Bersama Napi (Sumber Gambar : Nu Online)


Beri Motivasi, GP Ansor Sumenep Buka Puasa Bersama Napi

Menurut mantan Ketua Umum PMII Sumenep ini, narapidana mesti didorong agar sanggup memperbaiki kehidupannya utamanya setelah bebas dari tahanan nanti.

Penghuni rutan (rumah tahanan) juga manusia yang butuh sentuhan psikologis dan sapaan akrab dari kita. Mereka butuh motivasi dan sapaan akrab dari kita agar mereka bisa melakukan yang lebih baik, katanya di hadapan narapidana di rumah tahanan Kelas IIB Sumenep, Ahad (13/7) petang.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Sementara Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep Moh. Kafi dalam sambutannya mengapresiasi bakti sosial Ansor tersebut. Menurutnya, buka bersama antara organisasi kemasyarakatan dengan narapidana merupakan yang pertama kali sejak dirinya bertugas di rutan Kota Sumekar.

Kami bangga dengan Ansor sebagai kader muda yang energik. Kami berharap agar ke depannya bisa bersinergi dan kerja sama dengan rutan yang bisa bermanfaat kepada warga binaan rutan, harapnya.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Sebelum berbuka bersama, Ustad Susianto memberikan ceramah di hadapan narapidana. Dai asal Kecamatan Gapura itu menyampaikan hikmah Ramadhan. Saat adzan maghrib tiba, pengurus GP Ansor dan warga binaan rutan bersantab bersama. (M Kamil Akhyari/Mahbib)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/53257/beri-motivasi-gp-ansor-sumenep-buka-puasa-bersama-napi

PPQ Al-Amin Purwokerto

Rabu, 02 April 2014

10 Jaminan Hidup Bagi Penggemar Shalawat Nabi Muhammad

PPQ Al-Amin Purwokerto - Al-Imam al-Quthub Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf dari Jeddah adalah salah satu guru Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan. Salah satu di antara mutiara hikmah dan nasihat Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf adalah:

10 Jaminan Hidup Bagi Penggemar Shalawat Nabi Muhammad
10 Jaminan Hidup Bagi Penggemar Shalawat Nabi Muhammad


من أكثر الصلاة والسلام على النبي صلى الله عليه وآله وسلم كانت له عشر ضمانات: ضمان بنجاح مطلبه. ضمان بالموت على لاإله إلا الله . ضمان برؤياء النبي ﷺ ضمان بالسعادة في الدنيا. ضمان بالبركة في اﻷولاد. ضمان بتيسير المعاش. ضمان بالحفظ من عناء الدنيا ونصبها. ضمان بالقرب منه صلى الله عليه وآله وسلم. ضمان بالرعاية الكبرى من المولى سبحانه وتعالى. ضمان بالرضا من المولى سبحانه وتعالى ومن النبي صلى الله عليه وآله وسلم.

Ada 10 jaminan bagi orang yang gemar membaca shalawat Nabi Muhammad Saw.:

1. Harapan dan keinginannya akan terwujud.

2. Matinya akan mendapatkan husnul khatimah.

3. Mempermudah baginya untuk mimpi bertemu Nabi Muhammad Saw.

4. Bahagia hidupnya.

5. Barokah anak-anaknya.

6. Lancar rizkinya.

7. Selamat dari himpitan dan kesusahan dunia.

8. Dekat dengan Nabi Muhammad Saw.

9. Mendapat perlindungan khusus dari Allah Swt.

10. Mendapat Ridha dari Allah Ta'ala dan Nabi Muhammad Saw.

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga kita digolongkan oleh Allah Swt. salah satu dari hamba-hambaNya yang gemar membaca shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad Saw. Amin. [PPQ Al-Amin Purwokerto]

Foto: Al-Imam Al-Quthb Al-Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf Jeddah bersama Maulana al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan. Sumber: Habib Muhdor bin Ahmad Assegaf Pemalang

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/12/10-jaminan-hidup-bagi-penggemar-shalawat-nabi-muhammad.html

Sabtu, 24 Agustus 2013

Kafir-Mengafirkan, Bukan Ajaran Nabi

Solo, PPQ Al-Amin Purwokerto. Ribuan jamaah memadati kompleks Masjid Agung Solo pada pengajian akbar yang diadakan Pesantren Tamirul Islam Surakarta, Jawa Tengah bekerja sama dengan Masjid An-Nimah Joyotakan, Ahad (12/4) malam.

Usai dilaksanakan pembacaan dzikir dan sholawat, mereka mendengarkan ceramah dari Pengasuh Pondok Pesantren Darul Musthofa, Karangpandan, Solo, Habib Sholeh al-Jufri. Dalam ceramahnya, Habib Sholeh mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk senantiasa menjaga perdamaian dan ketentraman di lingkungan masyarakat.

Kafir-Mengafirkan, Bukan Ajaran Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kafir-Mengafirkan, Bukan Ajaran Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)


Kafir-Mengafirkan, Bukan Ajaran Nabi

Sudah bukan saatnya lagi kini saling menyalahkan dan mengklaim sebagai pihak yang paling benar, terang Habib Sholeh.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Lebih lanjut diterangkan, Nabi Muhammad saw mengajarkan perdamaian bagi seluruh umat. Rasulullah mengajarkan kedamaian, bahkan kepada para musuhnya. Lantas kita sesama di masjid masih antem-anteman, musuh-musuhan, kafir-mengafirkan. Semua itu, sama sekali bukan ajaran Nabi saw, terangnya.

Habib Sholeh mengatakan perpecahan dan bencana yang terjadi di penjuru negeri tak lain karena manusia masih sering sikut satu sama lain.

Sudah bukan waktunya lagi saling mencaplok antara muslim dan non-muslim, apalagi bertengkar sesama muslim. Ini tanggung jawab kita untuk ikut menjaga kedamaian, ketentraman dan keamanan dunia, kata dia. (Ajie Najmuddin/Fathoni)

PPQ Al-Amin Purwokerto

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/58840/kafir-mengafirkan-bukan-ajaran-nabi

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PPQ Al-Amin Purwokerto sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PPQ Al-Amin Purwokerto. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PPQ Al-Amin Purwokerto dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock