Tampilkan postingan dengan label Duta Muslim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Duta Muslim. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 November 2015

Kekuatan Kiai Ali Maksum Seusai Dipukul Linggis

Suatu ketika, KH Ali Maksum (Allah yarham), pengasuh Pesantren Krapyak Yogyakarta tengah menyampaikan ceramah pada sebuah acara peringatan haul.

Di tengah ia ceramah, tiba-tiba muncul orang yang membawa sesuatu yang dibungkus kain surban berwarna putih, naik ke atas panggung. Secara cepat pula, orang tersebut memukulkan benda yang ternyata linggis itu ke Mbah Ali dengan membabi buta. Kurang jelas, apa motif orang tersebut sehingga berani memukul tokoh yang dihormati tersebut, di depan publik.

Kekuatan Kiai Ali Maksum Seusai Dipukul Linggis (Sumber Gambar : Nu Online)
Kekuatan Kiai Ali Maksum Seusai Dipukul Linggis (Sumber Gambar : Nu Online)


Kekuatan Kiai Ali Maksum Seusai Dipukul Linggis

Yang terjadi setelah peristiwa pukulan linggis tadi, membuat Mbah Ali jatuh tersungkur dan mengalami luka yang parah. Bahkan, Ketika itu, kiai yang pernah menjadi Rais Aam PBNU itu mesti opname hampir dua bulan karena luka parah.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Namun, justru di sinilah letak kekuatan Simbah Kiai Ali, usai menerima serangan pukulan linggis. Ketika dirawat di rumah sakit, salah satu santrinya yang kala itu ikut menunggu, KH Abdul Karim, masih ingat pesan yang disampaikan oleh Kiai Ali.

Beliau berkata : kabeh anak-anak ku lan santriku ora keno dendam lan ora keno anyel (semua anakku dan para santriku, tidak boleh dendam dan benci), kenang kiai yang akrab disapa Gus Karim itu, menirukan ucapan dari sang guru.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Kekuatan yang diperlihatkan KH Ali Maksum, bukanlah kekuatan kebal menerima pukulan linggis, melainkan kekuatan meredam amarah dan kebencian kepada sang pelaku. Kekuatan memaafkan inilah yang lebih "ampuh", daripada sekedar kekuatan fisik.

Teladan sikap memaafkan KH Ali Maksum ini pula, barangkali yang kemudian ikut mengalir dan mengilhami kepada para santrinya, yang termasuk di antaranya yakni KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).(Ajie Najmuddin, kisah ini bersumber dari penuturan KH Abdul Karim Ahmad, Pengasuh Pesantren Alquraniyy Solo, 25/11/2016)

Dari (Hikmah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/73391/kekuatan-mbah-ali-maksum-usai-dipukul-linggis

PPQ Al-Amin Purwokerto

Rabu, 12 Agustus 2015

Pembangunan Gedung BMTNU Peterongan Sudah Dimulai

Jombang, PPQ Al-Amin Purwokerto. Cabang Baitul Mal Wattamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang sudah mulai digagas. Hal itu dapat dilihat dari pembangunan Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Peterongan di lantai dua yang hendak dijadikan operasional cabang BMTNU setempat.

Pembangunan ini merupakan komitmen bersama yang dibangun segenap Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang yang memang mempunyai misi setiap MWCNU memiliki cabang BMTNU. Di samping itu, juga dorongan dari Pengelola BMTNU pusat, dan salah satu partai di Jombang.

Pembangunan Gedung BMTNU Peterongan Sudah Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembangunan Gedung BMTNU Peterongan Sudah Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)


Pembangunan Gedung BMTNU Peterongan Sudah Dimulai

"Ini terkait rencana pembangunan gedung MWCNU-MWCNU di Jombang. Bahwa setiap gedung MWCNU akan menyediakan satu ruang sebagai tempat atau kantor BMTNU," kata Sekretaris Umum BMTNU Muhammad Muchlis Irawan kepada PPQ Al-Amin Purwokerto, Sabtu (1/10).

PPQ Al-Amin Purwokerto

Muchlis menambahkan, upaya mendirikan BMT di setiap MWCNU itu disambut positif oleh masing-masing Pengurus MWCNU di Jombang, misalnya pada awal pendirian cabang BMTNU di Kecamatan Bareng, Kesamben hingga di Peterongan ini.

"Kesimpulannya, dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama sampai MWCNU mendukung sepenuhnya berdirinya BMT," imbuhnya.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Sedangkan M Subaidi Mukhtar, orang yang juga berkontribusi besar dalam setiap pendirian BMTNU di kota santri itu mengatakan, pembangunan lantai dua gedung yang berada di Desa Senden Kecamatan Peterongan itu merupakan hasil dari sinegitas antara MWCNU Peterongan, BMTNU Pusat dan cabang salah satu partai politik di Jombang.

"Ini adalah buah dari kerja sama yang sinergis dalam upaya peningkatan ekonomi warga nahdhiyin," kata M Subaidi Mukhtar. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/71663/pembangunan-gedung-bmtnu-peterongan-sudah-dimulai

PPQ Al-Amin Purwokerto

Kamis, 31 Juli 2014

Ribuan Nahdliyin Hadiri Peringatan 1000 Hari Gus Dur

Demak, PPQ Al-Amin Purwokerto. Ribuan Nahdliyin dari kabupaten Demak dan sekitarnya Sabtu (22/9) tadi malam menghadiri tahlil umum dan pengajian kebangsaan dalam rangka memperingati 1000 hari wafatnya presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kegiatan diselenggarakan Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan Demak Kota di Serambi Masjid Agung Demak.

Ketua MWCNU Demak Kota K Yatin Ch ditengah tengah acara kepada PPQ Al-Amin Purwokerto mengatakan, kegiatan dimaksudkan untuk mengenang sang guru bangsa yang juga tokoh yang sangat disegani di kalangan para kiai dan tokoh masyarakat lainnya. Menurutnya, warga NU merasa seakan Gus Dur belum wafat dan masih hidup.

Ribuan Nahdliyin Hadiri Peringatan 1000 Hari Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Nahdliyin Hadiri Peringatan 1000 Hari Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)


Ribuan Nahdliyin Hadiri Peringatan 1000 Hari Gus Dur

Saking cintanya pada Gus Dur mereka itu seakan ndak percaya kalau Gus Dur sudah sedo, sehingga acara nyewu ini dianggap seperti acara NU yang menghadirkan Gus Dur di tengah tengah jamaah, kata K Yatin.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Lebih lanjut K Yatin menyampaikan dalam acara tersebut sengaja MWC NU kerja sama dengan Ansor Demak pesantren dikabupaten Demak, Ahbabul Musthofa dan Takmir Masjid Agung Demak

Selain dengan PC Ansor kami menggandeng pesantren Attaslim Kracaan Demak asuhan KH M Nurul Huda, Pesantren BUQ Betengan Asuhan KH R Harir Muhammad, Fathul Huda asuhan KH Zainal Arifin Mashum, Subulussalam asuhan KH Hafidz Kasri, Nurul Hikmah, Al Istiqomah, Assujudiyyah, Ahbabul Musthofa dan takmir Masjid Demak, tambahnya.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Tahlil dan pengajian semalam terhitung sangat istimewa selain dihadiri ribuan nahdliyin yang meluber sampai alun alun tersebut juga dihadiri para kiai, habaib, masyayikh serta menghadirkan tiga mubalig kondang yang pernah berjuang bareng bersama Gus Dur, diantaranya KH Yahya Cholil Staquf (juru bicara kepresidenan saat Gus Dur Menjabat), KH Nuril Arifin (mantan panglima Pasukan Berani Mati) serta KH Buchori Masruri (mantan ketua PWNU Jawa Tengah). Ketiga kiai tersebut dalam mauidhohnya mengulas manaqib atau biografi Gus Dur.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Kontributor : A.Shiddiq Sugiarto

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/39910/ribuan-nahdliyin-hadiri-peringatan-1000-hari-gus-dur

PPQ Al-Amin Purwokerto

Selasa, 15 April 2014

Tiga Pedoman Bagi Pengurus NU

Bangkalan, PPQ Al-Amin Purwokerto. Seperti biasa, dalam setiap perhelatan pelantikan kepengurusan MWC NU di wilayah kerja cabang Bangkalan, PCNU selalu mengagendakan acara pemantapan peran dan tugas pengurus serta ajaran Aswaja bagi kepengurusan MWC NU terpilih.

Gelaran acara pemantapan kembali dilakukan oleh panitia pelantikan bersama pengurus MWC NU Arosbaya, Geger dan Klampis dengan menghadirkan KH Abdullah Syamsul Arifin dari Jember Jawa Timur.

Tiga Pedoman Bagi Pengurus NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Pedoman Bagi Pengurus NU (Sumber Gambar : Nu Online)


Tiga Pedoman Bagi Pengurus NU

Mengawali ceramahnya ketua PCNU Jember yang terkenal sebagai pegiat pembela ahlussunnah wal jamaah ini memaparkan pentingnya modal kerja.

Sangat istimewa Bangkalan ini, karena embrio lahirnya NU adalah Bangkalan melalui Mbah Cholil. Semoga kita kelak di akhirat dijadikan satu rombongan bersama beliau, paparnya.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Ditambahkannya NU dilahirkan oleh 3 aspek pokok yang kelak harus kita (pengurus NU) terjemahkan dalam bentuk kerja nyata. Hilangkan stigma bahwa NU adalah bagian dari partai politik atau hanya berurusan dengan tahlil, qunut dan maulid dibaiyyah semata.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Dikatakannya menjadi pengurus NU harus mapan secara ekonomi, sehingga nantinya all out dalam berfikir dan bekerja untuk NU. Kemapanan ekonomi ini diwujudkan melalui Nahdlatut Tujjar untuk bidang ekonomi, jika sudah mapan maka gerakan akan bergeser kepada kemampuan politik (Nahdlatul Waton). Pengurus NU harus paham dan mulai berfikir, apalagi jelang Pilkada dan pemilu jangan mudah memberikan dukungan kepada orang yang berteriak Kita akan all out memperjuangkan suara Nahdliyin, maka dukunglah saya.

Lihat dahulu mapan enggak ekonomi mereka, papar mantan Cabup Jember ini. Jangan-jangan hanya cari pekerjaan. Tanpa kemapanan ekonomi sulit berbicara kebijakan politik, kalau secara ekonomi mapan lihat ambisi politiknya, baru kita lihat kepentingan aqidahnya.

Ia menegaskan, NU harus bangun dan bangkit, pengurus NU jangan sekali-kali menggadaikan NU untuk kepentingan sesaat.

Selain terkait latar belakang kenapa NU didirikan dosen STAIN Jember yang juga wakil katib PWNU Jatim ini juga mengurai akan pentingnya nilai-nilai leadership. Kemampuan manajerial sudah harus dimasukkan dalam setiap proses pemilihan kepemimpinan di NU, tapi harus nyambung dengan karakter ulama, karena NU bukan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.

Ia mengatakan NU menjunjung tinggi sikap toleransi bukan menjustifikasi kebenaran ajaran agama lain. NU akan menghargai pilihan masyarakat terkait pilihan agama, kepercayaan dan amaliahnya, itulah yang namanya toleransi, tetapi NU tidak akan pernah membenarkan segala bentuk kegiatan yang menyimpang dari Islam dan ahlussunnah wal jamaah.

Kalau ini dilakukan (justifikasi) kenapa tidak sekalian saja kita pindah agama, seloroh Gus Aab, panggilan akrabnya yang disambut aplaus undangan pelantikan.

Kepada pengurus yang dilantik, Ketua MUI Jember ini berpesan agar filosofi sholat jamaah juga dijadikan kerangka berfikir dalam menjalankan amanat jamiyyah.

Satu tujuan (niat yang sama) kepatuhan pada pimpinan (imam), jangan sekali-kali melakukan pergantian di tengah jalan, dan mengetahui karakter jamaah (umat) ini harus. Tanpa memahami karakter jamaah akan sulit dijamin program kerjanya bisa maksimal dan optimal,

Selain terkait 3 hal pokok yang harus dipahami pengurus Gus Aab juga berpesan agar kepengurusan di bawah mampu merawat umat secara maksimal, biar tidak diambil orang, menyerang jamiyyah (NU secara organisasi) hanya merupakan kebodohan bagi pihak luar.

Ingatlah juga tentang pendidikan dan masjid yang selama ini lepas dari pembinaan kita, kalau ini dimaksimalkan, insyaallah NU akan menjadi pelayan dan akan dilayani umat, tegasnya.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/44432/tiga-pedoman-bagi-pengurus-nu

PPQ Al-Amin Purwokerto

Kamis, 03 April 2014

Masyarakat Sebetulnya Tahu Money Politik itu Dilarang

Kudus, PPQ Al-Amin Purwokerto. Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kudus Kisbiyanto berpendapat, maraknya praktek politik uang pada Pemilu kali ini, menandakan rakyat merasa belum sejahtera. Akibat mental rakyat yang masih merasa miskin itu, uang politik dari caleg masih sangat dibutuhkan.

Menurut Kisbiyanto, Praktek money politik (politik uang) sudah jelas dilarang oleh hukum agama dan hukum negara karena tergolong sebagai suap atau sogokan.

Masyarakat Sebetulnya Tahu Money Politik itu Dilarang (Sumber Gambar : Nu Online)
Masyarakat Sebetulnya Tahu Money Politik itu Dilarang (Sumber Gambar : Nu Online)


Masyarakat Sebetulnya Tahu Money Politik itu Dilarang

"Sebetulnya, rakyat itu sudah tahu itu larangan. Tetapi karena mereka masih miskin (belum sejahtera) maupun mental mereka masih merasa miskin (meski sudah cukup sejahtera), uang Rp 5.000 - 20.000,- masih mau menerima," ujarnya kepada PPQ Al-Amin Purwokerto di Kudus, Rabu (9/4).

Kisbiyanto menyatakan menghilangkan politik uang tidak hanya dengan bicara praktek tersebut haram. Para pemimpin bangsa seperti pemerintah, DPR dan tokoh masyarakat harus bisa mensejahterakan dan memakmurkan rakyat.

PPQ Al-Amin Purwokerto

"Jika org sudah tercukupi secara fisik dan mental, pasti money politic akan hilang, sbagaiamana di negara-negara maju yg sejahtera dan bermartabat."kata Dosen STAIN Kudus ini.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Bila pemimpin tidak mampu, kata Kisbiyanto, sama dengan merencanakan kegagalan dalam memberantas politik uang. Artinya, pemimpin tidak hanya sekedar jujur dan adil melainkan harus mampu mensejahterakan dan memakmurkan rakyatnya.

"Jadi kita harus memastikan wakil rakyat kita adalah orang yang jujur, adil dan berkomitmen pada kesejahteran dan kemakmuran masyarakat,"imbuh mantan aktivis PMII Kudus ini.

Ke depan, harap Kisbiyanto, rakyat harus memiliki nilai tawar yang kuat sehingga orang lain sungkan memberikan sogokan uang untuk menentukan pemimpin. Apalagi, ada adagium "suara rakyat adalah suara Tuhan" harus menjadi kekuatan menghindari tawaran uang.

"Disamping itu, rakyat harus kaya baik secara fisik maupun kaya secara mental.Bila sudah kaya kita tidak butuh uang sogokan,"tandasnya.

Kisbiyanto mengharap hasil pemilu 2014 ini bisa melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang mampu mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.(Qomarul Adib/Anam)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/51339/masyarakat-sebetulnya-tahu-money-politik-itu-dilarang

PPQ Al-Amin Purwokerto

Rabu, 18 Desember 2013

Cara Tepat Konsumsi Vitamin untuk Ibu Hamil

Sidoarjo, PPQ Al-Amin Purwokerto. Kebutuhan gizi ibu hamil meningkat berkali lipat. Untuk mencukupinya diperlukan makanan yang bergizi dan bernutrisi. Karena kehamilan yang sehat tak lepas dari pola konsumsi makanan bernutrisi serta suplemen vitamin tambahan.

Meskipun begitu, bukan berarti vitamin bisa dikonsumsi sesuka hati, semua ada aturan pakainya. "Vitamin yang dikonsumsi untuk ibu hamil adalah pondasi yang kuat untuk mendukung tumbuh kembang janin selama dalam kandungannya, kata dr Raz Fides Umi, Selasa (26/1).

Cara Tepat Konsumsi Vitamin untuk Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Tepat Konsumsi Vitamin untuk Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)


Cara Tepat Konsumsi Vitamin untuk Ibu Hamil

Sebaiknya, kata dia, vitamin serta makanan sarat gizi sudah dimulai sejak awal kehamilan bahkan sudah dipersiapkan sebelum kehamilan. Mengabaikan asupan vitamin akan berpengaruh pada proses tumbuh kembang janin. Akibatnya bisa jadi pencetus anemia dan cacat congenital pada janin.

Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, Jawa Timur itu menjelaskan, kebutuhan nutrisi ibu hamil terbagi dua yaitu macronutrient dan mikronutrient. Elemen macronutrient terdari karbohidrat, protein, dan lemak. Itu dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar untuk menghasilkan energi dan mendukung metabolism. Sementara micronutrient terdiri dari berbagai jenis vitamin, asam amino, mineral, dan enzim.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Selama hamil, lanjut dr Umi, tubuh mengalami perubahan hormonal. Salah satu dampaknya adalah mual dan muntah. Hal itu sering terjadi di tri semester pertama. "Pemicunya beragam, bisa karena kenaikan hormon progesterone atau akibat pola konsumsi vitamin yang kurang tepat," terangnya.

PPQ Al-Amin Purwokerto

Umi menambahkan, di awal kehamilan lebih mudah mengalami muntah dan mual, maka sebaiknya asam folat dan kalsium dikonsumsi terlebih dahulu. Sementara suplemen zat besi diberikan saat tri semester kedua dan ketiga. Sekalipun sifatnya hanya suplemen, konsumsi vitamin tetap tidak boleh berlebihan karena ada beberapa vitamin yang tidak dapat larut dalam air. Dikhawatirkan jika dikonsumsi berlebihan akan tertimbun di dalam tubuh, dan berdampak tidak baik.

"Secara fisiologis, terjadi peningkatan hormone progesteron. Fungsinya untuk melindungi dan mempertahankan janin selama di dalam kandungan. Dalam hal ini, tubuh mengambil peran plasenta sementara waktu. Karena di awal kehamilan, plasenta belum mampu menghasilkan hormone progesteron. Peningkatan hormone itu berdampak ke bagian pencernaan akibatnya jadi lebih mudah kembung atau muntah," tuturnya.

Menurut dia, yang baik adalah mengonsumsi vitamin A bersamaan dengan zat besi, berpaduan keduanya dapat mengatasi anemia. Selain itu mengonsumsi kalsium juga sebaiknya pada saat perut dalam keadaan kosong. Karena untuk mencerna kalsium diperlukan asam lambung agar penyerapan kalsium lebih optimal. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/65299/cara-tepat-konsumsi-vitamin-untuk-ibu-hamil

PPQ Al-Amin Purwokerto

Selasa, 20 Agustus 2013

Ini Yang Lebih Dikhawatirkan Nabi Daripada Syirik

PPQ Al-Amin Purwokerto - Tiba-tiba saya teringat dua buah Hadis Nabi Muhammad yang sayup-sayup mulai tak terdengar lagi lantaran tertutup oleh ulah (sejumlah) umat Islam yang hiruk-pikuk mengurusi "agama simbol" atau "agama gincu".

Hadis ini juga "nyaris lenyap" karena terhalangi oleh tingkah-polah sebagian kelompok Islam yang begitu heroik dan gegap-gempita menyerbu obyek-obyek mati yang dianggap sebagai "sumber syirik" (penyekutuan Tuhan) yang bisa mengotori kesucian serta menodai kemurnian dan keesaan Tuhan.

Oleh sejumlah kelompok Islam puritan-reformis ekstrim yang "kami tauhiden" (ketauhid-tauhidan atau "ketuhan-tuhanan"), obyek-obyek seperti kuburan, patung (patung orang atau binatang), batu nisan, dunia klenik, obyek-obyek yang dikeramatkan orang (seperti pohon, sungai, keris, binatang, gunung, batu, dlsb), atau bahkan gambar / foto / lukisan orang dan binatang itu semua bisa menyebabkan orang tersungkur ke dalam kekafiran dan kemusyrikan, dan karenanya wajib hukumnya untuk dimusnahkan dari muka bumi.

Karena itu, Anda jangan kaget kalau mereka di sejumlah tempat begitu bersemangat untuk merusak patung-patung (tentu saja tidak semua patung mereka obrak-abrik: misalnya patung polisi atau patung-patung di markas TNI ya mereka nggak berani he he).

Gambar-gambar atau foto orang atau binatang juga mereka musnahkan (tentu saja tidak semuanya: duit apa saja termasuk "duit Arab" yang ada foto dan gambarnya ya tetap saja mereka simpan he he). Bagi mereka, tidak ada "duit sekuler" atau "uang liberal". Semua uang bagi mereka adalah "religius" jadi tidak perlu dibakar dan dilenyapkan he he.

Eh sampai lupa belum menyebutkan bunyi Hadisnya. Hadisnya (yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim) kira-kira begini bunyinya: "Dan sesungguhnya demi Allah, saya tidak khawatir kalian akan berbuat syirik sepeninggalku. Akan tetapi saya justru takut kalian akan berebut dunia."

Dalam Hadis lain yang diriwayatkan Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sesungguhnya, saya tidak takut kalian berbuat syirik. Yang saya khawatirkan atas kalian adalah dunia. Kalian akan saling berlomba-lomba di dunia, dan saling bunuh. Maka kalian akan hancur sebagaimana hancurnya umat sebelum kalian."

Saya kira dua Hadis ini adalah "tamparan telak" buat sejumlah kaum Muslim yang begitu bergemuruh memburu obyek-obyek yang dianggap atau dituduh sebagai "biang kerok" syirik tetapi pada saat yang bersamaan, mereka justru tanpa sadar telah melakukan atau mempraktikkan tindakan syirik itu sendiri, yaitu "memberhalakan dunia".

Mereka benci setengah mati dengan kuburan tetapi cinta setengah mati dengan mall, hotel, supermarket, dlsb. Mereka hancurkan obyek-obyek spiritual yang dikeramatkan oleh umat tetapi pada saat yang sama mengeramatkan obyek-obyek modern. Mereka takut dengan "dunia klenik tradisional" tetapi mereka gandrung dengan "dunia klenik modern": teknologi.

Mereka mengaku anti-syirik dan pantang "menyekutukan Tuhan" tetapi mereka telah menuhankan obyek-obyek lain: pemimpin, raja, sultan, klerik, jabatan, kekuasaan, uang, harta, kekayaan, dlsb. Inilah yang saya maksud sebagai "syirik modern" sebagai lawan dari "syirik tradisional". "Cinta dunia" adalah "syirik modern".

Saya memandang "gerakan anti-syirik" (baca "syirik tradisional") yang dipropagandakan sejumlah kelompok Islam ekstrim-konservatif itu sebagai tindakan lebay, "genit", dan hipokrit untuk menutupi borok-borok mereka yang "gandrung" dengan duniawi. Betul kata Nabi di atas bahwa beliau tidak khawatir dengan perbuatan syirik, bahkan Tuhan pun tidak peduli orang mau berbuat syirik kek, kapir kek, karena memang Tuhan tidak butuh disembah dan tidak butuh sesembahan. Karena itu, jangan dikit-dikit bilang syirik, salah-salah kita sendiri yang justru terjerumus ke dalam kesyirikan. [PPQ Al-Amin Purwokerto]

Dari : http://www.dutaislam.com/2016/06/ini-yang-lebih-dikhawatirkan-nabi-daripada-syirik.html

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PPQ Al-Amin Purwokerto sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PPQ Al-Amin Purwokerto. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PPQ Al-Amin Purwokerto dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock